her dainty journey



Home · Ask · @auroruh · Sarah's Website · Archive · Theme

Upgrading myself to be a better muslimah. 16 years old bookworm. Nerdfighter xoxo | |
floralls:

(by scharmunzel)
ستظل تسامح من تحب حتى تكرهه

You’ll keep forgiving the one you love till you hate them

(Source: hadeiadel, via watyadnan)

grockenwagner:

I never like anything too perfect. 75” x 90”
islamic-art-and-quotes:

Books of Quran
From the collection: IslamicArtDB » Mushaf Photos (Books of Quran) (436 items)
Originally found on: isqineeha
Whoever said the small things don’t
matter has never seen a match start a
wildfire. Beau Taplin Don’t tell me my pain is smaller than yours. (via chandr-a)

(Source: afadthatlastsforever, via a-thousand-words)

quotediaryofficial:

CLICK HERE for more life, love, friendship and inspiring quotes!

japantsv:

Ciel sneezes

(via jinxed-minx)

The world is full of nice people. If you can’t find one, be one. Unknown (via psych-facts)

(via jinxed-minx)

Crowds exhaust me but I love the feeling of sitting in the corner just to watch people. With a book and smartphone. So when I get tired, I will go back reading or doing something on my phone.
luxury-andfashion:

my holy grail brow products

My mind is so loud
But my mouth keep silent
So my eyes try to help me

In silence
I cry

Merindu

"Mengapa kita merindu? Karena sebagian kecil dr diri orang2 yang kita sayangi telah menetap di dalam diri kita. Berubah jd tingkah laku. Dan yg terpenting memori"
-sitti ishmahsarah-

floralls:

(by kylesipple☬)
Hard People

- Ibuku pernah berkisah bahwa suatu hari beliau bertemu seorang aktivis muslimah. Beliau sangat enerjik dan ramah. Juga seorang pemerhati pendidikan.

Banyak orang yang kagum pada beliau. Termasuk Ibu-ku sendiri.

Sang aktivis bercerita tentang kegiatan-kegiatannya berdakwah pada warga. Dan segala kesibukan beliau pada dunia dakwah dan pendidikan yang patut diacungi jempol.

Hingga sampai pada perbincangan tentang anak-anak.

Ibu-ku memulai topik baru tentang anak-anak yang dirumah dan disekolahnya dididik dalam ajaran islam namun akhlak kesehariannya melenceng jauh dari yang seharusnya.

Pakaian yang tidak syar’i. Omongan kasar. Bergaul tak tahu batas. Pacaran atau hal2 yang menyangkut hubungan dekat dengan nonmahram. Segala hal-hal khas anak muda zaman sekarang yang menyalahi aturan Islam.

Beliau terdiam. Seraya berkata; “Sejujurnya anak-anak saya juga masih seperti itu um”.

Beliau beralasan bahwa anak-anak beliau sudah terhitung dewasa. Mereka sudah bisa membedakan yang haq dan yang bathil. Mereka sudah terlalu dewasa untuk diingatkan tentang ini-itu. ‘Sudah gak ngefek dinasihatin juga’ kasarnya. Beliau berkata sekarang beliau hanya bisa berdoa agar buah hati beliau bisa kembali mengikuti ajaran Al-Qur’an dan As-sunnah yang mereka langgar, mereka abaikan. -

Dari cerita tersebut aku dan keluargaku pun belajar.

Aku. Si anak sulung. The most headstrong person in my family.

Aku termasuk anak yang ‘keras’. Koleris bahasa psikologisnya. Ditambah sifat keras kepala yang menyebalkan ini. Merupakan ‘big challenge’ buat orang tuaku untuk merubah beberapa hal dari diriku yg melenceng dr ajaran yg dibawa Rasulullah s.a.w.

Ku beri contoh tentang musik. It takes almost 5 years for my parents to successfully kick that damn ‘music’ out of my life.

Hihihi. Teman-teman dekat SMP dan SMA ku pasti sangat paham betapa dulu aku adalah seorang pecandu musik pop western.

Tak terhitung berapa buku dan artikel tentang pengharaman musik yang orang tuaku berikan padaku. Kuterima dengan berat hati. Kubiarkan di meja belajar. Berminggu2 tak disentuh. Akhirnya buku-buku itu berakhir di perpustakaan mini Ayah juga haha. Can you imagine how annoying am I? Lol.

Dilarang karena musik yang aku dangarkan lirik-nya tentang syahwat. Aku selalu berdalih ‘itu lagu temanya go green kok’ ‘itu lagu tentang persahabatan’ ‘itu cuma theme song film kok, cuma suka karena filmnya’. Biasalah yang bersalah emang banyak alasan.

Tapi orang tuaku tidak berputus asa. Mereka BERDOA dan BERUSAHA. Simpel kok. Tiap persoalan solusinya 2 itu doang: ora et labora.

Nahh singkat cerita akhirnya aku mulai tersadar gitu deh. Dannn aku pun perlahan2 melepaskan diri dari musik. Hingga akhirnya bisa bener2 free from music like NOW :D

Nahh. What’s the moral value of this story?

Even the hardest person like me bisa berubah dengan usaha dan doa yang tak henti-henti.

Jangan pernah menyerah menyadarkan orang-orang, walaupun orang itu emang keras dan susah banget disadarkan. Tapi pasti ALLAH akan memberikan dia hidayah perlahan2 kok. Tetap berusaha dan berdoa.

Terlebih lagi kalau orang itu adalah keluargamu sendiri (terutama keluarga inti). Kita punya tanggung jawab untuk berdakwah dimulai pada keluarga kita. Ketika keluarga kita kiranya sudah berislam dengan kaffah. Baru kita bisa memulai dakwah ke orang lain.

Keep spreading the authentic islam knowledge :)
Don’t ever surrender. ALLAH is always with us!!!

When it comes to the right person. Even the stupidest coversation feels so much worth. You may say that you’re a very unattractive quiet introvert. But the right besties will be the gravity in your plain world. Choose the right ones :) I can proove it